“Kami sudah beberapa kali melakukan imbauan bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur agar pemudik yang naik motor tidak melintas di jam-jam rawan, misalnya tengah malam atau ketika jalan sangat sepi,” tambah pria kelahiran 23 November 1983 yang juga sebagai pengusaha properti di Madura.

Harisandi menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin aksi pencurian dan penjambretan di sekitar Suramadu terus berulang, tindakan kriminal yang ada di sekitar Suramadu telah membuat keresahan masyarakat dan akan berdampak terhadap kunjungan ke pulau Madura.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk itu, ia mendesak kepolisian serta instansi terkait agar lebih intens melakukan patroli keamanan. Selain itu, ia juga meminta agar posko pengamanan didirikan di titik-titik rawan guna mencegah kejahatan.

“Kami tidak ingin kejadian pencurian dan penjambretan di sekitar Suramadu terjadi kembali. Saat ini, kami sudah mendesak kepolisian dan jajaran terkait untuk meningkatkan patroli serta mendirikan posko pengamanan di lokasi-lokasi yang diprediksi rawan,” tegasnya. (Fendi)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2