“Baginya, regrouping akan berdampak secara ekonomi bagi para wali murid yang sebagian besar bekerja sebagai petani,” lanjut Mohtarom.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menanggapi hal itu, Dinas Pendidikan Pacitan menyebutkan bahwa di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan ada sekitar 14 Sekolah Dasar yang akan di regrouping.

Dari 14 itu akan menjadi 7 Sekolah. Termasuk SDN 1 Baleharjo. Dinas Pendidikan menyampaikan telah dilakukan musyawarah dengan berbagai pihak. Tinggal menunggu keputusan Bupati Pacitan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dari hasil kajian Litbang ada yang di ajukan ke Bupati Pacitan untuk regrouping. Tim kami sudah ke lapangan, ada beberapa yang menolak. Dinas Pendidikan hanya sebatas menjalankan regulasi saja finalnya pengajuan tinggal keputusan Bupati,” tutur Ririh Enggar Purwati, Sekretaris Dindik Pacitan.

Perlu diketahui bahwa SDN 1 Baleharjo masih memiliki siswa sebanyak 122 anak, sedangkan syarat regruoping jika sekolah itu hanya dihuni kurang dari 60 anak. Bahkan jauh hari ada 6 anak yang mendaftar di SDN 1 Baleharjo.

Sudah sejak beberapa bulan terakhir wali murid resah dengan wacana regrouping. Berusaha untuk menyuarakan penolakan kepada Dinas Pendidikan melalui komite, tapi hingga saat ini tidak pernah ditanggapi. Seluruh wali murid meminta agar Pemerintah Daerah melakukan kaji ulang terkait rencana regrouping SDN 1 Baleharjo.

Anak-anak saat ini sedang semangat belajar, kini mereka akhirnya enggan bersekolah karena regrouping. Jika harus tegas nanti benar-benar digabung dengan sekolah manapun, maka anak anak akan mogok belajar. (Yuan)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2