Sementara itu, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, M. Anang Nafi’uzzaki, mengingatkan seluruh kader agar senantiasa menanamkan nilai cinta persyarikatan dalam setiap aktivitas organisasi. Ia menilai loyalitas, integritas, dan konsistensi dalam berkhidmat menjadi modal utama Pemuda Muhammadiyah untuk terus memberi kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

“Komitmen tersebut menjadi dasar dalam menjalankan amanah serta program organisasi secara berkelanjutan,” terang pria asli Lamongan tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya mengapresiasi peran Pemuda Muhammadiyah sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia berharap RAPIMDA mampu melahirkan gagasan dan program yang berdampak langsung bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

“RAPIMDA menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi program sekaligus menyusun perencanaan ke depan agar organisasi semakin baik, terarah, dan kompeten” ujar Bupati Lamongan yang akrab di sapa Pak Yes tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan. Ia mendorong Pemuda Muhammadiyah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berkarakter guna memperkuat daya saing bangsa.

“Pemuda harus mampu mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara” harap Viva Yoga.

Melalui RAPIMDA I ini, PD Pemuda Muhammadiyah Lamongan berkomitmen memperkuat soliditas organisasi serta merumuskan arah gerak yang lebih terukur demi melahirkan pemuda yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2