“Kami hadir untuk menciptakan generasi muda Islam yang beradab serta berfikir, dan berperasaan, bertindak tanduk seperti apa yang diajarkan dalam Al Quran. Sehingga dapat membentengi arus globalisasi yang merusak pola pikir dan tatanan kehidupan generasi muda Islam menjadi generasi yang kuat dan generasi yang berfikir dan bersikap sesuai aturan Al Quran dan As Sunnah Rosulullah SAW,” ungkap Ustadz Yahya.
Sekedar informasi, awal berdirinya Madrasah Baitur Rahman An Nizhom bermula dari keinginan masyarakat (Khusunya para orang tua santri yang putra putrinya mondok dan bersekolah di ponpes Madrasah Baitur Rahman An Nizhom dan orang tua murid di beberapa sekolah/madrasah tsanawiyah pada umumnya), untuk bisa memiliki sebuah lembaga pendidikan lanjutan (tingkat SMP/Tsanawiyah yang berbasis salafiyah) secara formal.
Yaitu lembaga pendidikan keagamaan yang sekaligus bisa mendidik para siswanya untuk belajar agama secara mendalam, dengan didukung terlebih dahulu berdirinya ponpes Madrasah Baitur Rahman An Nizhom dibawah naungan Yayasan Baitur Rahman An Nizhom.
Kemudian mulai akhir tahun 2009 tokoh-tokoh masyarakat bermusyawarah untuk membentuk lembaga yang dicita – citakan tersebut sehingga 4 tahun kebelakang Ponpes Baiturrahman An-Nizhom menunjukkan kemajuan dengan di lihatnya jumlah murid sekian tahun semakin meningkat. (Dre)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





