Selain itu, petugas juga berpesan agar pos keamanan lingkungan (pos kamling) yang ada di masing-masing lingkungan dapat diaktifkan kembali. Menurutnya, keberadaan pos kamling dan kegiatan ronda malam merupakan salah satu langkah efektif dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, seperti pencurian dan tindak kriminal lainnya.
Tokoh pemuda Dusun Petiyin menyambut baik kegiatan sambang yang dilakukan oleh Polsek Solokuro. Mereka menyatakan siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa, serta berkomitmen untuk mengajak para pemuda agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan.
Kegiatan sambang ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan setiap potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi melalui koordinasi yang cepat dan tepat.
Polsek Solokuro menegaskan akan terus melaksanakan kegiatan sambang secara rutin ke berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Melalui langkah ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Solokuro, Polres Lamongan, tetap terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.





