LAMONGAN – Polsek Solokuro, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melakukan monitoring tanaman umbi-umbian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional di Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mendukung program pemerintah di bidang pangan, sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian dan pekarangan.
Kapolsek Solokuro AKP Joko Suprianto mengatakan, monitoring tanaman pangan merupakan bentuk nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, kepolisian, petani, dan seluruh elemen masyarakat.
“Polsek Solokuro akan terus mendukung program ketahanan pangan nasional, termasuk program pekarangan bergizi yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah. Kami melakukan pemantauan secara langsung agar potensi pertanian yang ada di wilayah Kecamatan Solokuro dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata AKP Joko Suprianto.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, personel Polsek Solokuro melihat secara langsung kondisi tanaman umbi-umbian yang dibudidayakan masyarakat di Desa Takerharjo. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian.
AKP Joko menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan pangan. Ketersediaan bahan pangan yang cukup dan berkelanjutan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan dan motivasi. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berkontribusi dalam program-program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, salah satunya ketahanan pangan,” ujarnya.





