“Kami mengimbau kepada para pemuda agar kegiatan membangunkan sahur cukup dilakukan di sekitar masjid atau mushollah saja. Selain lebih aman, kegiatan tersebut juga dapat mempererat kebersamaan warga di lingkungan masing-masing,” tambah petugas.

Selain memberikan imbauan kepada para pemuda, patroli juga dilakukan dengan menyusuri sejumlah ruas jalan desa guna memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, seperti balap liar, penggunaan knalpot brong, maupun kerumunan yang berpotensi memicu konflik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada waktu menjelang sahur ini mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya patroli rutin yang dilakukan aparat kepolisian selama bulan Ramadan.

Warga juga mengapresiasi langkah Polsek Solokuro yang aktif melakukan pendekatan persuasif kepada para pemuda sehingga kegiatan membangunkan sahur dapat tetap berlangsung sebagai tradisi Ramadan tanpa menimbulkan gangguan keamanan.

Selama pelaksanaan patroli kamtibmas menjelang sahur di Desa Tebluru tersebut, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian yang menonjol.

Polsek Solokuro berharap dengan adanya patroli rutin selama bulan Ramadan, masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih khusyuk serta tercipta lingkungan yang aman, damai, dan penuh kebersamaan di wilayah Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2