Langkah tersebut dinilai efektif untuk memberikan rasa aman sekaligus efek pencegahan bagi pihak-pihak yang berpotensi menimbulkan keributan.

Tidak hanya fokus pada penjagaan, personel gabungan TNI-Polri juga aktif memberikan himbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat yang hadir. Warga diingatkan agar tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta tidak mengonsumsi minuman keras yang berpotensi memicu konflik.

“Petugas terus memberikan himbauan agar masyarakat bersama-sama menjaga suasana tetap aman dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” jelas Kapolsek.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain itu, aparat keamanan juga melakukan pengawasan terhadap kemungkinan adanya pengunjung yang membawa atau mengenakan atribut perguruan silat tertentu. Pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya konflik horizontal yang dapat dipicu oleh keberadaan kelompok tertentu di tengah keramaian hiburan masyarakat.

Dari hasil pemantauan selama acara berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya atribut perguruan silat maupun aktivitas yang mengarah pada potensi gangguan keamanan. Seluruh pengunjung yang hadir merupakan warga sekitar dan tamu undangan keluarga mempelai.

Hingga acara hiburan musik elektone selesai digelar pada pukul 16.30 WIB, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Pihak keluarga penyelenggara pun menyampaikan apresiasi kepada personel TNI dan Polri yang telah melakukan pengamanan secara maksimal sehingga acara dapat berlangsung dengan tertib.

Sinergi pengamanan antara Polsek Sarirejo dan Koramil Sarirejo tersebut menjadi bukti nyata komitmen aparat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Lamongan. Semangat kolaborasi ini juga sejalan dengan slogan “Ayo Jogo Lamongan” guna menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2