LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Lamongan Kota Polres Lamongan meningkatkan kegiatan preventif melalui Patroli Kota Presisi (PKP) dengan menyasar sejumlah objek vital dan kawasan pertokoan, Senin (14/9/2026).
Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya SPBU, Indomaret, RSUD dan kantor pembiayaan FIF sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P. mengatakan, patroli objek vital merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kehadiran personel di lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Patroli Kota Presisi kami laksanakan sebagai langkah preventif dengan menghadirkan anggota di tengah aktivitas masyarakat. Objek vital dan kawasan pertokoan menjadi salah satu sasaran karena terdapat mobilitas dan aktivitas masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dari sisi keamanan,” ujar Kompol Beni.
Patroli tersebut dilaksanakan Aiptu M. Azis selaku Panit II Lantas bersama Bripka Endro Sudibyo dengan menggunakan kendaraan dinas roda empat. Personel bergerak melakukan pemantauan situasi di sejumlah lokasi yang telah ditentukan sekaligus mengawasi kondisi lingkungan sekitarnya.
Menurut Kompol Beni, patroli bukan hanya dilakukan setelah muncul gangguan kamtibmas. Kepolisian justru mengedepankan langkah pencegahan dengan meningkatkan kehadiran personel di lapangan sehingga potensi gangguan dapat ditekan sedini mungkin.
“Prinsipnya adalah pencegahan. Kami ingin anggota hadir sebelum terjadi gangguan keamanan. Dengan patroli secara rutin, diharapkan ruang gerak pihak yang berniat melakukan tindak kriminal semakin terbatas dan masyarakat merasa lebih nyaman ketika menjalankan aktivitasnya,” katanya.
Sejumlah lokasi yang didatangi memiliki karakter aktivitas yang berbeda. SPBU menjadi tempat keluar-masuk kendaraan dan transaksi masyarakat, sedangkan minimarket menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan. Sementara RSUD merupakan fasilitas pelayanan publik yang memiliki mobilitas masyarakat sepanjang waktu.
Kantor pembiayaan FIF juga masuk dalam sasaran pemantauan personel. Polisi melakukan patroli untuk melihat secara langsung kondisi keamanan di sekitar lokasi sekaligus memastikan situasi tetap kondusif.





