LAMONGAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Kembangbahu, Polres Lamongan, terus menunjukkan dukungannya terhadap program ketahanan pangan melalui kegiatan monitoring Program Pekarangan Bergizi (P2B) dan pemanfaatan lahan di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan tanaman pangan bergizi yang telah ditanam masyarakat dapat berkembang dengan baik sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi di lapangan.
Kapolsek Kembangbahu Iptu Sono, S.H., mengatakan bahwa monitoring program Pekarangan Bergizi merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kepolisian terhadap upaya pemanfaatan lahan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan.
“Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, termasuk pekarangan rumah, untuk ditanami berbagai tanaman pangan bergizi. Monitoring ini penting untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mengetahui kendala yang dihadapi sehingga dapat dicarikan solusi bersama,” ujar Iptu Sono.
Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kembangbahu, yakni Aiptu Mustar dan Aipda Kujianto, melakukan pengecekan terhadap sejumlah lahan yang telah dimanfaatkan untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Kembangbahu.
Program Pekarangan Bergizi menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan lahan yang tersedia agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Lahan yang sebelumnya kurang produktif dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan yang memiliki nilai gizi dan dapat menunjang kebutuhan rumah tangga.
Dalam pemantauan tersebut, personel melihat perkembangan sejumlah tanaman yang telah dibudidayakan masyarakat, di antaranya tomat, cabai, terong, serta berbagai tanaman pangan lainnya. Pengecekan dilakukan secara langsung untuk mengetahui kondisi tanaman dan perkembangan pemanfaatan lahan dari waktu ke waktu.
Selain memantau pertumbuhan tanaman, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengetahui berbagai kendala yang mungkin muncul selama proses budidaya. Dengan adanya pemantauan secara berkala, kendala seperti perawatan tanaman, kondisi lahan, maupun faktor lain yang dapat memengaruhi hasil pertanian diharapkan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi.





