BERITASIBER.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus meningkatkan kegiatan preventif melalui Patroli Kota Presisi (PKP) dengan sasaran objek-objek vital di wilayah hukumnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (31/7/2026) mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Patroli malam ini dipimpin oleh personel piket Polsek Kembangbahu, yakni Aipda Aseri dan Aipda Hartono. Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran patroli, di antaranya Bank BRI Unit Kembangbahu, minimarket yang berada di wilayah Kecamatan Kembangbahu, serta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pelang. Ketiga lokasi tersebut dipilih karena memiliki tingkat aktivitas masyarakat yang cukup tinggi dan berpotensi menjadi sasaran tindak kriminal apabila tidak dilakukan pengawasan secara rutin.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli secara terbuka dengan menyambangi setiap objek vital guna memastikan situasi keamanan tetap terkendali. Kehadiran anggota Polri di lokasi diharapkan mampu memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat, karyawan, maupun pengunjung yang sedang beraktivitas.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga menjalin koordinasi dengan petugas keamanan, karyawan bank, pegawai minimarket, serta petugas SPBU. Dalam dialog tersebut, personel menyampaikan berbagai pesan kamtibmas serta mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, terutama pada jam-jam rawan.

Petugas mengingatkan agar sistem pengamanan di setiap objek vital terus dioptimalkan, mulai dari pengawasan terhadap area parkir, pemeriksaan fungsi kamera pengawas (CCTV), pencahayaan di sekitar lokasi, hingga kesiapsiagaan petugas keamanan dalam menghadapi situasi darurat.

“Apabila ditemukan aktivitas yang mencurigakan, petugas keamanan maupun karyawan diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian agar dapat dilakukan langkah penanganan secara cepat dan tepat,” ungkapnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2