Selain itu, petugas juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Kebiasaan tersebut kerap menjadi penyebab tersumbatnya aliran air dan meningkatkan risiko banjir saat musim hujan tiba. Warga diingatkan untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.
Patroli juga menyasar area permukiman dengan pepohonan tinggi. Petugas mengimbau warga agar melakukan pemangkasan dahan pohon yang sudah terlalu rimbun atau tinggi. Langkah ini dianggap penting untuk mencegah risiko pohon tumbang atau patah akibat angin kencang yang kerap terjadi saat cuaca ekstrem.
IPTU Sono menambahkan, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan bencana. Menurutnya, kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman dan tangguh terhadap bencana.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kembangbahu untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Dengan sinergi yang baik antara aparat dan warga, potensi bencana dapat ditekan,” tambahnya.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah Kecamatan Kembangbahu terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kejadian menonjol yang mengganggu keamanan maupun ketertiban.
Polsek Kembangbahu menegaskan akan terus mengintensifkan patroli dan kegiatan preventif lainnya sebagai bagian dari upaya menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana alam, sejalan dengan semangat “Ayo Jogo Lamongan.”





