LAMONGAN, BeritaSiber.com – Jajaran Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, mengintensifkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light pada Kamis (15/10/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) lainnya. Patroli juga difokuskan untuk mencegah potensi gesekan antarperguruan silat di wilayah hukum Polsek Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.
Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, S.H., menegaskan bahwa patroli Blue Light merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya pada malam hari ketika sejumlah titik wilayah berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat maupun tempat rawan tindak kriminalitas.
Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Langkah preventif tersebut juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan warga agar bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, pungkasnya.
Kegiatan patroli dimulai pada pukul 23.35 WIB hingga selesai dengan melibatkan dua personel Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Yerry W.S. dan AIPDA Sugeng, S.H. Keduanya melaksanakan patroli di sejumlah wilayah Kecamatan Kembangbahu dengan mengedepankan langkah pencegahan, pemantauan situasi, serta pendekatan humanis kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan koordinasi dan pendekatan kepada para pemuda serta tokoh masyarakat yang masih berkumpul atau bergerombol pada malam hari. Petugas memberikan imbauan agar masyarakat tidak berlama-lama berada di luar rumah apabila tidak memiliki kepentingan mendesak dan segera kembali ke rumah masing-masing. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman maupun konflik di lingkungan masyarakat.
Selain melakukan pendekatan kepada warga, petugas juga menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kejahatan konvensional. Patroli dan pemantauan dilakukan pada ruas jalan yang kondisinya rusak serta minim penerangan. Kondisi jalan yang gelap dan kurangnya aktivitas masyarakat pada malam hari menjadi perhatian petugas karena dapat meningkatkan kerawanan apabila tidak diimbangi dengan pengawasan yang memadai.





