Sigit menilai perayaan yang bersifat hura-hura, termasuk pesta kembang api, tidak selaras dengan situasi kebencanaan yang tengah dihadapi sejumlah wilayah. Pemerintah dan aparat, kata dia, masih berfokus pada penanganan serta pemulihan pascabencana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ini adalah duka kita bersama. Oleh karena itu, kami menganggap tidak tepat jika dilakukan perayaan yang bersifat meriah,” ujarnya.

Kapolri pun mengimbau masyarakat untuk mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih positif dan bermakna. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan malam tahun baru sebagai waktu untuk introspeksi dan doa bersama bagi para korban bencana.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami berharap malam pergantian tahun dapat dimanfaatkan untuk berdoa bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana, serta mendoakan keselamatan dan kebaikan bagi negeri ini,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2