Ibu dan anak tersebut dijemput menggunakan kendaraan dinas polisi dan diantar menuju wilayah Bungah. Langkah ini diambil agar mereka tidak terlantar atau mengalami kelelahan ekstrem sembari menunggu proses perbaikan kendaraan selesai.
“Prioritas kami bukan hanya mesin, tapi manusia. Kami memastikan ibu dan anak tersebut sampai di tempat istirahat yang layak di wilayah Bungah agar mereka tetap merasa nyaman meski sedang mengalami kendala perjalanan,” tambah AKP Nur Arifin.
Aksi sigap ini membuahkan hasil positif. Tidak butuh waktu lama, arus lalu lintas di kawasan Sembayat yang sempat tersendat kembali berangsur normal dan mengalir lancar.
AKP Nur Arifin menegaskan bahwa kehadiran polisi di jalur mudik adalah untuk memberikan rasa aman dan bantuan nyata, melampaui tugas rutin pengaturan jalan.
Pihak Satlantas Polres Gresik kembali mengimbau kepada seluruh pemudik agar melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi fisik kendaraan, mulai dari pengereman, kopling, hingga tekanan ban sebelum memulai perjalanan jauh. Hal ini sangat penting guna menekan angka kecelakaan maupun kendala teknis yang dapat menghambat perjalanan mudik masyarakat.





