Ragil menambahkan bahwa sejak dipercaya menjadi karetaker menggantikan Aji Santoso, dirinya fokus membangun suasana tim yang lebih santai dan penuh semangat.
“Saya ingin pemain menikmati permainan. Kalau mereka lepas dan percaya diri, hasilnya akan datang dengan sendirinya. Mental bertanding itu kuncinya,” tambahnya.
Di sisi lain, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis mengakui bahwa timnya kehilangan fokus di menit krusial sehingga harus menelan kekalahan pertama setelah rentetan kemenangan.
“Kedua tim bermain terbuka dan saling menyerang. Kami sebenarnya tampil cukup baik, tapi kehilangan konsentrasi di akhir pertandingan membuat kami harus kalah,” jelasnya.
Dengan hasil ini, Persela Lamongan naik ke peringkat 4 klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 13 poin, sementara PSS Sleman masih bertahan di puncak klasemen dengan 18 poin meski harus menghentikan tren positifnya.(Bs)





