BERITASIBER.COM – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Solokuro, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M., terus melakukan langkah-langkah preventif yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mempererat sinergi melalui “Sabuk Kamtibmas” bersama kalangan pemuda di Markas Komando (Mako) Polsek Solokuro pada Jumat (3/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polsek Solokuro untuk merangkul generasi muda dan tokoh masyarakat. Kapolsek menyadari bahwa pemuda adalah aset bangsa yang memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusivitas di lingkungan mereka masing-masing. Dengan pendekatan yang komunikatif dan humanis, diharapkan tercipta kesadaran kolektif untuk senantiasa menjaga kedamaian di wilayah Kecamatan Solokuro.

Dalam pertemuan hangat di Mako Polsek Solokuro, AKP Joko Suprianto menekankan pentingnya peran aktif pemuda dalam memantau situasi kamtibmas. Ia mengajak para pemuda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi aktor utama yang mampu mendeteksi dini potensi gangguan keamanan.

“Kami sengaja merangkul rekan-rekan pemuda karena mereka memiliki energi dan jangkauan yang luas di tengah masyarakat. Dengan Sabuk Kamtibmas ini, kita bangun jaring komunikasi yang solid. Jika ada potensi gesekan atau hal-hal mencurigakan di desa, pemuda adalah pihak pertama yang diharapkan dapat melapor atau bahkan meredam suasana sebelum menjadi persoalan yang lebih besar,” ujar AKP Joko Suprianto.

Kapolsek menambahkan bahwa pola komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat harus terus dipupuk. Menurutnya, keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan adanya tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang berperan aktif, stabilitas di Kecamatan Solokuro akan jauh lebih terjaga dari pengaruh-pengaruh negatif atau provokasi yang dapat memecah belah warga.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2