BERITASIBER.COM – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, jajaran personel Polsek Deket, Polres Lamongan, kembali mengintensifkan kegiatan patroli siang secara dialogis. Sasaran utama kegiatan ini adalah kawasan pemukiman penduduk di wilayah Kecamatan Deket, Jumat (3/7/2026).

Patroli yang menyasar lingkungan warga ini difokuskan pada upaya pencegahan tindak kejahatan konvensional yang dikenal dengan istilah 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Selain itu, petugas juga memberikan perhatian khusus pada edukasi masyarakat terkait bahaya judi online (judol) yang saat ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena dampaknya yang merusak tatanan ekonomi dan moral masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selama patroli berlangsung, anggota Polsek Deket aktif menyambangi warga yang sedang berkumpul di balai desa, pos kamling, maupun tempat santai lainnya. Petugas melakukan dialog santai untuk menyerap informasi terkait situasi keamanan di lingkungan masing-masing. Pendekatan dialogis ini dipilih agar masyarakat merasa lebih terbuka dalam menyampaikan keluhan atau potensi gangguan keamanan yang ada di lingkungannya.

Personel Polri di lapangan memberikan imbauan agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap orang asing yang masuk ke pemukiman dan gerak-geriknya mencurigakan. Warga juga diingatkan untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) sebagai benteng utama dalam mencegah tindak kejahatan 3C, seperti pencurian sepeda motor atau pencurian rumah kosong di siang hari.

Tidak hanya fokus pada tindak kriminal fisik, personel Polsek Deket secara tegas memberikan edukasi terkait dampak negatif judi online. Masyarakat diimbau untuk menjauhi segala bentuk perjudian karena selain melanggar hukum, judi online juga sangat merugikan finansial keluarga dan dapat memicu permasalahan sosial lainnya.

“Judi online adalah musuh bersama. Kami terus mengingatkan warga untuk bijak dalam menggunakan teknologi dan internet. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan instan yang pada akhirnya justru menjerumuskan diri sendiri dan keluarga ke dalam kesulitan ekonomi,” jelas petugas saat berdialog dengan warga.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2