Pelaksanaan MBG di SMAN 1 Babat sendiri mendapat sambutan hangat dari para siswa. Menurut Sunardi, banyak dari mereka merasa senang dan mengapresiasi menu makanan yang disajikan.
“Tanggapan dari siswa luar biasa. Mereka bilang makanannya enak dan mengenyangkan. Semoga program ini bisa terus berkelanjutan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Karangkembang, Wisnu Adityawarman, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG di wilayah Kecamatan Babat sebenarnya telah dimulai sejak 19 Agustus 2025. Namun, beberapa sekolah memerlukan waktu tambahan untuk mempersiapkan aspek teknis, termasuk SDM dan operasional, sehingga baru bisa menjalankan program pada akhir Agustus.
“Total ada sekitar 2.334 penerima manfaat, dan hingga saat ini sekitar 2.040 penerima sudah mulai menerima program ini, termasuk siswa SMAN 1 Babat,” terang Wisnu.
Ia juga menambahkan bahwa program ini melibatkan kurang lebih 18 sekolah di wilayah Babat. Di luar lembaga pendidikan usia dini seperti TK dan Kelompok Bermain, terdapat delapan sekolah dari jenjang SD hingga SMA yang sudah mulai melaksanakan distribusi MBG.
Pihak sekolah maupun masyarakat berharap agar program ini dapat terus dilanjutkan dan mendapat dukungan berkelanjutan dari semua pihak, agar manfaatnya bisa dinikmati secara merata dan konsisten oleh seluruh siswa.(Bs).





