Gerakan bersepeda akan berlanjut menjadi regulasi di seluruh sekolah di Kabupaten Lamongan. Tidak hanya untuk siswa, orang nomor 1 di Lamongan akan menerapkan regulasi ini pada pekerja di Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Regulasi bersepeda pada siswa sudah sejak lama kita bentuk, namun setelah launching ini akan kita wajibkan penerapannya. Kami juga akan menerapkan regulasi ini pada pekerja di Lamongan agar tercipta lingkungan yang bersih dan tubuh yang sehat,” ungkapnya.

SMP N 1 Deket menjadi sekolah pertama di Jawa Timur yang menerapkan gerakan bersepeda. Hal tersebut disampaikan oleh paguyuban Bike To Work (B2W) Indonesia Korwil Jawa Timur Tia Restia yang berkesempatan hadir untuk memberikan sosialisasi manfaat bersepeda dan tertib lalu lintas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Ini adalah sekolah pertama di Jawa Timur yang menerapkan gerakan bike to school. Jadi bersepeda ini juga dapat dijadikan ajang menumbuhkan prestasi karena saat ini kegiatan bersepeda sudah masuk cabang olahraga yang banyak diminati,” kata Tia.

Untuk mendukung gerakan Rajapedal berjalan dengan baik, Pemkab Lamongan memberikan 2 unit sepeda untuk 2 siswa berprestasi di SMP N 1 Deket, mereka ialah Cahaya Firman dan Sherly Putri. Tidak hanya untuk siswa, Pak Yes juga memberikan 1 unit sepeda untuk Kepala Sekolah SMPN 1 Deket Hengki Sudiyono agar mampu memimpin gerakan Rajapedal tetap berjalan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2