BERITASIBER.COM | LUMAJANG – Produksi pripik dari Desa Kalipengung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Jawa Timur pangsa pasar keluar daerah mengandalkan Kabupaten Probolinggo di bandingkan ke Kabupaten Jember.
Dikatakan Suryanto pemilik usaha kripik merk Syahira warga Desa Kalipengung memasuki pertengahan puasa hari Kamis (13/03/2025) belum ada kenaikan permintaan konsumen, dipastikan stok di masing-masing penyalur masih ada. Dari produknya yang terdiri dari kripik singkong kripik pisang dan kripik talas dan dipoles dengan beberapa rasa yang banyak diminati konsumen kripik singkong original.
“Konsumen lebih banyak menyukai kripik singkong rasa original bila di bandingkan dengan yang pakai bumbu rasa, sehingga harus mengikuti keinginan konsumen,” kata Suryanto kepada wartawan media online beritasiber.com. Kamis (13/03/2025).
Menyinggung soal keberadaan usaha kripik di satu dusun dengan Suryanto seluruh ada dua lagi yaitu merk kripik Kurnia Jaya dan Wijaya dan masing-masing punya pemasaran di lokasi yang berbeda.
Sementara untuk bahan baku di peroleh dari petani warga Dusun Jabaan desa setempat, sehingga tidak terlalu mahal bila dibandingkan mendatangkan bahan baku dari luar desa atau kecamatan. Hasil tanaman petani yang diperlukan untuk usaha kripik selama ini cukup baik dan sudah menjadi langganan setiap kebutuhan produksi kripik.
“Bahan baku dari Dusun Jabaan yang mengirim sesuai permintaan dan tinggal saya telpon sesuai kebutuhan,” tutur Suryadi saat di temui di tempat tinggalnya.





