LAMONGAN — Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, terus meningkatkan kegiatan patroli preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) yang menyasar sejumlah obyek vital pada Kamis malam (20/8/2026), mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., mengatakan bahwa patroli malam hari merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi di kawasan obyek vital maupun lingkungan permukiman.
“Patroli Kota Presisi kami lakukan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari ketika sebagian aktivitas masyarakat masih berlangsung,” ujar Kompol Beni Ulang Setiawan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lamongan Kota yang melaksanakan patroli terdiri dari Aiptu Dhanang dan Aiptu M. Ariyono. Keduanya melaksanakan pemantauan menggunakan kendaraan dinas sedan 14.02 dengan menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli.
Adapun beberapa lokasi yang disambangi petugas meliputi SPBU Jetis, Bank BCA, Planet Green, dan Zam-Zam Residen. Sejumlah lokasi tersebut menjadi perhatian dalam patroli karena merupakan area yang memiliki aktivitas masyarakat, kegiatan perekonomian, maupun kawasan permukiman.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi bertujuan untuk melakukan pemantauan situasi sekaligus mencegah munculnya peluang terjadinya tindak kriminalitas dan gangguan keamanan. Petugas juga memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman serta aktivitas masyarakat dapat berjalan secara normal.
Menurut Kompol Beni, patroli tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan berkeliling menggunakan kendaraan dinas, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi dengan masyarakat. Personel di lapangan diharapkan mampu melihat secara langsung kondisi kamtibmas dan segera mengambil langkah apabila menemukan potensi gangguan.
“Kami mengedepankan patroli yang humanis dan dialogis. Anggota tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga dapat berkomunikasi dengan masyarakat maupun petugas keamanan di lokasi untuk mengetahui situasi terkini. Apabila ada potensi gangguan, tentu akan segera kami lakukan langkah antisipasi,” jelasnya.





