LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Kembangbahu Polres Lamongan meningkatkan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) dialogis untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Senin (21/9/2026).

Patroli menyasar sejumlah lokasi aktivitas masyarakat, mulai area persawahan, bengkel, kafe hingga kawasan pertokoan, sekaligus menyampaikan imbauan keselamatan dan kewaspadaan kepada warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H. mengatakan, patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif kepolisian untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

Melalui patroli tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan sejumlah pesan keselamatan sesuai potensi kerawanan yang ditemukan di lapangan.

“Patroli dialogis kami tingkatkan dengan menyasar tempat-tempat aktivitas masyarakat. Anggota hadir untuk memantau situasi sekaligus berdialog dan menyampaikan imbauan kamtibmas. Harapannya, potensi gangguan dapat dicegah sedini mungkin dan masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya,” kata IPTU Sono.

Patroli dilaksanakan mulai pukul 11.20 WIB oleh AIPDA Fendi Ali H. bersama AIPDA Sugeng, S.H. Kedua personel bergerak menyusuri sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Kembangbahu yang dinilai membutuhkan pemantauan.

Di kawasan persawahan, petugas memberikan perhatian khusus terhadap penggunaan aliran listrik sebagai jebakan tikus. Masyarakat, khususnya petani, diminta tidak menggunakan cara tersebut karena berpotensi membahayakan keselamatan manusia.

IPTU Sono menegaskan bahwa upaya memberantas hama tikus harus tetap mengutamakan aspek keselamatan. Menurutnya, penggunaan listrik di area terbuka seperti persawahan memiliki risiko tinggi karena dapat mengenai petani maupun warga lain yang melintas dan tidak mengetahui keberadaan jebakan tersebut.

“Kami mengingatkan para petani agar tidak menggunakan aliran listrik untuk jebakan tikus di sawah. Jangan sampai upaya mengatasi hama justru menimbulkan kecelakaan atau korban jiwa. Gunakan metode pengendalian hama yang lebih aman dan tidak membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Selain menyambangi area persawahan, petugas juga menyampaikan pesan keselamatan kepada warga yang memiliki anak. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan dan tidak membiarkan anak-anak bermain sendiri di sekitar waduk maupun telaga.

Menurut Kapolsek, pengawasan orang tua menjadi hal penting karena lokasi perairan memiliki risiko kecelakaan, terutama bagi anak-anak yang bermain tanpa pendampingan orang dewasa.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2