Dalam imbauannya, para karyawan diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI saat mengendarai sepeda motor, membawa dan melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan melanggar ketentuan yang berlaku.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berkendara. Gunakan helm standar, lengkapi surat kendaraan, patuhi aturan lalu lintas, dan hindari penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tambahnya.
Kegiatan patroli dialogis ini mendapat respons positif dari pihak perusahaan dan para karyawan. Mereka mengapresiasi kehadiran anggota kepolisian yang secara langsung memberikan edukasi dan pembinaan sehingga menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga keamanan serta mematuhi aturan lalu lintas.
Kapolsek Pucuk menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pucuk. Melalui pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun dunia usaha, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Kegiatan patroli dialogis merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami ingin membangun kemitraan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha agar tercipta situasi yang aman, tertib, serta kondusif,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Polsek Pucuk berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan lingkungan dan keselamatan berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang produktif, aman, dan nyaman serta kondisi kamtibmas yang tetap terjaga di wilayah Kecamatan Pucuk dan sekitarnya.






