“Kami juga mengantisipasi wilayah yang minim penerangan dan jalan yang rusak. Personel kami arahkan untuk melakukan patroli serta standby di titik-titik tersebut. Ini merupakan bagian dari upaya mencegah tindak kejahatan sekaligus memastikan pengguna jalan merasa lebih aman,” jelasnya.

Selain itu, personel melakukan patroli dan standby di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadi gesekan antarperguruan silat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk deteksi dini dan pencegahan agar potensi permasalahan tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Iptu Moch. Sokep menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengedepankan langkah preventif dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah Sarirejo. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Apabila ada persoalan atau potensi konflik, jangan mudah terpancing dan jangan mengambil tindakan sendiri. Segera koordinasikan dengan pihak yang berwenang agar dapat diselesaikan dengan cara yang baik,” ungkapnya.

Kapolsek juga mengingatkan para pemuda agar menghindari kegiatan yang dapat memicu keributan maupun mengganggu ketenteraman masyarakat. Kebersamaan dan komunikasi antarelemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap aman.

Selama pelaksanaan Patroli Blue Light, situasi wilayah hukum Polsek Sarirejo terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

“Kami akan terus meningkatkan patroli, khususnya pada jam dan lokasi yang dianggap rawan. Polri akan selalu hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah dengan semangat ‘Ayo Jogo Lamongan’,” pungkas Iptu Moch. Sokep.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polsek Sarirejo dalam mengimplementasikan semangat Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas dan Inovatif) sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2