Sementara itu, patroli di wilayah Desa Made difokuskan pada pencegahan aksi balap liar dan gangguan keamanan lainnya yang kerap berpotensi terjadi pada jam-jam rawan. Personel melakukan pengawasan di sejumlah ruas jalan yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya para pengendara, sekaligus memberikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Lamongan Kota menegaskan bahwa kegiatan Patroli Blue Light akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
“Patroli Blue Light merupakan langkah preventif yang bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan. Kami akan terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan, termasuk balap liar, aksi kriminalitas, maupun potensi konflik di tengah masyarakat,” ujar Kompol Beni Ulang Setiawan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap situasi di sekitarnya. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Selama pelaksanaan Patroli Kota Presisi (PKP) Blue Light berlangsung, situasi di seluruh lokasi sasaran terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Melalui kegiatan ini, Polsek Lamongan Kota kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Patroli yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu meningkatkan rasa aman, menekan angka kriminalitas, serta mewujudkan wilayah hukum Polsek Lamongan Kota yang tetap kondusif sesuai semangat Polres Lamongan SEHATI (Sinergi, Empati, Humanis, Amanah, Tegas, Inovatif).





