Ibadah Kamis Putih di Gereja Bajem Desa Windu malam itu dipimpin oleh Pendeta Ngatino dan diikuti oleh kurang lebih 25 jemaat. Meskipun jumlah jamaah tergolong terbatas, petugas tetap siaga di lokasi hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
Langkah preventif ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran aparat keamanan di lokasi ibadah dinilai mampu mendinginkan suasana dan menunjukkan hadirnya negara dalam menjamin kebebasan beragama bagi setiap warga negara.
Kapolsek Karangbinangun menegaskan bahwa pengamanan ini akan berlanjut hingga rangkaian peringatan Jumat Agung dan Minggu Paskah mendatang. Hal ini selaras dengan jargon “Ayo Jogo Lamongan” yang menjadi semangat kepolisian dalam merangkul semua elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, selama kegiatan berlangsung situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ada hal menonjol yang mengganggu jalannya ibadah. Kami berkomitmen untuk terus menjaga toleransi dan keamanan wilayah Kecamatan Karangbinangun agar tetap sejuk selamanya,” tambah AKP Supardi.
Melalui giat pengamanan ini, Polsek Karangbinangun membuktikan bahwa sinergitas antara TNI-Polri dan masyarakat di Lamongan tetap solid dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dan stabilitas keamanan wilayah.






