BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Weton merupakan salah satu sistem penanggalan tradisional Jawa yang hingga kini masih dipercaya dan dijadikan pedoman oleh sebagian masyarakat dalam menjalani kehidupan. Selain digunakan untuk menentukan hari baik, weton juga diyakini menyimpan petuah tentang karakter, keberuntungan, hingga pantangan yang sebaiknya dihindari. Salah satu weton yang memiliki makna mendalam adalah weton Wage.
Dalam Primbon Jawa, weton Wage kerap diasosiasikan dengan sifat sederhana, pendiam, dan memiliki kepekaan batin yang tinggi. Pemilik weton ini dipercaya memiliki naluri kuat, mampu memahami perasaan orang lain, serta cenderung berhati-hati dalam bertindak. Namun di balik kelebihan tersebut, terdapat sejumlah pantangan dan larangan yang diyakini perlu diperhatikan agar kehidupan tetap seimbang dan harmonis.
Salah satu pantangan utama bagi pemilik weton Wage berkaitan dengan sikap memendam perasaan. Karakter Wage yang cenderung menutup diri dan enggan mengungkapkan emosi sering kali membuat masalah tidak terselesaikan dengan baik.
Dalam kepercayaan Jawa, memendam amarah, kecewa, atau kesedihan terlalu lama dipercaya dapat berdampak buruk bagi kesehatan batin maupun hubungan sosial. Oleh karena itu, pemilik weton Wage dianjurkan untuk belajar mengekspresikan perasaan secara bijak dan terbuka kepada orang yang dipercaya.
Pantangan berikutnya adalah terlalu sering mengalah hingga merugikan diri sendiri. Sifat sabar dan rendah hati yang melekat pada weton Wage kerap membuat pemiliknya enggan menolak permintaan orang lain.
Dalam Primbon Jawa, sikap ini perlu dikendalikan karena dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pemilik weton Wage dianjurkan untuk tetap tegas dalam batas-batas tertentu demi menjaga martabat dan keseimbangan hidup.





