Ia juga menegaskan bahwa keberadaan transportasi publik ini akan mendukung mobilitas pelajar, pekerja, hingga pelaku usaha dengan fasilitas yang aman, nyaman, dan modern.
Setelah masa promo gratis berakhir pada 12 Oktober 2025, Bus Trans Jatim akan memberlakukan tarif reguler Rp5.000 untuk masyarakat umum dan Rp2.500 untuk pelajar atau santri.
Meski murah, fasilitas yang disediakan terbilang lengkap mulai dari AC, tempat duduk ergonomis, hingga sistem pembayaran non-tunai.
“Masyarakat dan pelajar pantura kini punya pilihan transportasi publik yang aman dan nyaman. Dengan tarif terjangkau, tentu ini sangat membantu aktivitas harian mereka,” tambah Bupati Lamongan.
Untuk mendukung kelancaran operasional, pemerintah juga telah menyiapkan halte, rambu pemberhentian, serta sarana jalan pendukung di sepanjang rute.
Ke depan, Pemkab Lamongan berkomitmen terus memperkuat infrastruktur transportasi publik agar konektivitas antarwilayah semakin optimal.
Dengan hadirnya Bus Trans Jatim Koridor VII, kini masyarakat Lamongan bisa bepergian lebih mudah, hemat, dan nyaman. Jangan lewatkan promo gratis naik bus hingga 12 Oktober 2025 dan nikmati pengalaman baru menjelajahi rute pantura dengan Bus Sunan Drajat!(Bs).






