Selain itu, pihak kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan sound system atau alat pengeras suara yang berlebihan saat berkeliling membangunkan sahur. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan ketertiban serta menjaga kenyamanan warga di lingkungan sekitar.

“Kegiatan membangunkan sahur boleh dilakukan, namun harus menyesuaikan dengan waktu sahur dan tidak menggunakan sound system atau alat pengeras suara yang berlebihan. Tujuannya agar tidak mengganggu ketenangan masyarakat,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan lingkungan selama bulan Ramadhan dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Safari Ramadhan yang dilaksanakan di Masjid Al-Jihad Desa Takerharjo ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antara aparat pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyampaian edukasi kepada warga agar bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah selama bulan suci Ramadhan.

Dengan adanya kegiatan Safari Ramadhan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kecamatan, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idulfitri mendatang.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2