Beliau juga mengajak para orang tua untuk membiasakan diri melaksanakan sholat Tahajud di tengah malam dan mendoakan kesuksesan putra-putrinya.
“Doa orang tua di sepertiga malam terakhir sangatlah mustajab. Manfaatkanlah waktu yang istimewa ini untuk memohon kepada Allah agar anak-anak kita menjadi generasi yang saleh, sukses, dan selalu dalam lindungan-Nya,” imbuh KH. Mustofah.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Mustofah juga mengajak beberapa santri dari Pondok Pesantren Pitutur untuk berbagi pengalaman sukses mereka dalam belajar mata pelajaran sains, menghafal dan menafsirkan Al-Qur’an, serta mengajak alumni asal Lamongan yang telah sukses melanjutkan pendidikan dan bekerja di instansi yang mapan.
Salah satu alumni, Diketur Shampurna, juga berbagi kisah suksesnya dalam mengantarkan anaknya (alumni Ponpes Pitutur) menjadi dokter dan diterima di perguruan tinggi favorit.
Hal ini diharapkan dapat memotivasi para siswa MTsN 2 Lamongan untuk lebih giat dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an.
Acara parenting ini diakhiri dengan sesi kontemplasi yang menyentuh hati. KH Mustofah mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan betapa pentingnya mensyukuri nikmat masih memiliki kedua orang tua.
Suasana haru terasa saat para siswa dan orang tua saling mendoakan dan menyadari betapa besar kasih sayang dan pengorbanan orang tua.
Kegiatan parenting ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam mempererat hubungan antara Madrasah, orang tua, dan siswa, demi mewujudkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan sukses di masa depan.(Bs).





