Selama dua hari pelaksanaan, peserta LDKMS mengikuti rangkaian kegiatan intensif yang mencakup materi kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi efektif, dan problem solving. Selain sesi kelas, juga digelar simulasi lapangan dan kegiatan outbound untuk melatih kekompakan serta ketahanan mental peserta.

Waka Kesiswaan Nur Sodiq, S.Ag. menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Duyung Hill bukan tanpa alasan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Lingkungan alam yang asri membantu membangun ketahanan fisik dan mental peserta, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan antaranggota MPK dan OSIM,” jelasnya.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh pengurus OSIM dan MPK MTsN 2 Lamongan periode 2025/2026 mampu mengimplementasikan hasil pembelajaran dalam kegiatan nyata di madrasah.

“LDKMS juga menjadi langkah awal bagi siswa untuk menyiapkan program kerja yang kreatif, produktif, dan berorientasi pada prestasi. Dengan demikian, MTsN 2 Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi madrasah yang berintegritas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi,” jelasnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2