3. Pendampingan dan Konsultasi Bisnis: Memberikan pendampingan dan konsultasi bisnis gratis atau bersubsidi dapat membantu UMKM dalam merencanakan dan mengembangkan usahanya. Pendampingan ini bisa mencakup manajemen operasional, pemasaran, hingga pengembangan produk.
4. Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Mendorong masyarakat untuk lebih memilih produk lokal dapat membantu meningkatkan omzet UMKM. Kampanye cinta produk lokal serta pembentukan komunitas dan jaringan bisnis lokal dapat memperkuat ekosistem UMKM di Lamongan.
5. Pemanfaatan Teknologi dan Digitalisasi: Mendorong UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital dalam operasional dan pemasaran mereka. Dengan platform digital, UMKM bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan mengurangi ketergantungan pada modal pinjaman.
Inisiatif untuk mewujudkan UMKM Lamongan bebas rintenir adalah langkah penting menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan keberhasilan inisiatif ini.
Dengan langkah-langkah strategis yang tepat, UMKM di Lamongan dapat berkembang lebih baik tanpa harus terjerat utang yang memberatkan.
Upaya ini juga sejalan dengan visi besar untuk menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Mari bersama-sama mendukung UMKM Lamongan untuk bebas dari jeratan rintenir dan mewujudkan perekonomian yang lebih sehat dan berdaya saing.
Dr. Abid Muhtarom,SE.,SPd.,MSE., CFHA.,C.GL.,CETP.,CTWP.,CNEP.,CODP.,CPHA.,CHCP.,CNPHRP (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISLA)






