Ia dipercaya memimpin Pimpinan Pusat Muslimat NU periode 2025–2030 setelah terpilih dalam Kongres XVIII Muslimat NU yang berlangsung di Surabaya pada Februari 2025.
Peran tersebut semakin memperluas ruang pengabdian Arifah dalam isu perempuan dan keluarga. Muslimat NU memiliki jaringan perempuan yang tersebar di berbagai daerah, sehingga keberadaan kepemimpinan perempuan di tingkat nasional mempunyai posisi penting dalam mendorong program yang menyentuh masyarakat hingga akar rumput.
Bagi Ning Lia, pencapaian yang diraih Arifah dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antarelemen perempuan.
Keberhasilan seorang perempuan, menurutnya, akan memiliki makna lebih besar ketika mampu membuka ruang bagi perempuan lain untuk tumbuh, meningkatkan kapasitas, serta memberikan manfaat kepada lingkungan masing-masing.
Energi Baru bagi Perempuan Indonesia
Penghargaan Perempuan Berbakti 2026 sekaligus mempertegas pentingnya memberikan ruang apresiasi kepada perempuan yang konsisten memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Apresiasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Lebih dari itu, penghargaan dapat menjadi pemantik lahirnya lebih banyak figur perempuan yang berani memimpin, berkarya dan menghadirkan perubahan.
Hal itu sejalan dengan agenda pemberdayaan perempuan yang terus didorong pemerintah. Kementerian PPPA menempatkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung perempuan agar dapat berdaya secara optimal.
Ning Lia berharap semangat tersebut terus berkembang dan menjangkau perempuan hingga ke berbagai lapisan masyarakat.
“Penghargaan Perempuan Berbakti 2026 menjadi energi baru bagi perempuan untuk terus mengambil peran, memperluas manfaat, serta menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Penghargaan yang diterima Arifah pada akhirnya membawa pesan yang lebih luas daripada sebuah pencapaian individu. Di tengah semakin besarnya peran perempuan dalam berbagai sektor, kepemimpinan yang inspiratif dapat menjadi jembatan untuk melahirkan lebih banyak perempuan berdaya.
Dari keluarga hingga ruang publik, dari komunitas hingga pemerintahan, perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi bagian penting dari perubahan.
Ketika satu perempuan memperoleh ruang untuk tumbuh dan menginspirasi, keberhasilannya dapat menjadi energi bagi banyak perempuan lain untuk ikut bergerak, berkarya, dan membawa manfaat bagi Indonesia.





