Bahlil menilai kolaborasi lintas kepemimpinan itulah yang akhirnya membuat Pasar Thumburuni rampung dan siap digunakan.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan melaporkan bahwa Pasar Thumburuni saat ini telah menampung 1.021 pedagang, terdiri dari 606 meja batu, 200 los dan kios, 205 emperan di dua lantai bangunan.
Meja batu disediakan khusus untuk mama-mama kampung yang menjual hasil bumi lokal.
Ia juga menyebutkan bahwa seluruh pedagang dari Pasar Tanjung Wagom telah dipindahkan, sementara sekitar 150 pedagang dari Pasar Kelapa Dua masih menunggu tempat tambahan seiring rencana perluasan pasar.
Samaun menegaskan bahwa pembangunan pasar selaras dengan prioritas pemerintah daerah untuk memperkuat UMKM, menyediakan pendidikan gratis, serta layanan kesehatan gratis.
Menurutnya, pertumbuhan UMKM di Fakfak semakin pesat, dan masyarakat kini lebih mandiri dalam membuka usaha sendiri.
Bupati kemudian menyampaikan apresiasi tinggi kepada Menteri Bahlil atas dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur di Fakfak.
“Pasar ini tidak akan menjadi bangunan baru tanpa perhatian dan upaya langsung dari Menteri Bahlil. Kami bersyukur atas kepeduliannya kepada Fakfak,” ujarnya.
Usai acara peresmian, Bahlil meninjau langsung aktivitas pedagang di dalam pasar. Ia bahkan terlihat membeli beberapa produk lokal yang dijual masyarakat.





