BERITASIBER.COM | JAKARTA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya partisipasi semesta dan sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Menteri Mu’ti dalam Sarasehan Mitra: Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Anak Usia Dini, yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (2/9).
Acara ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dari dunia usaha, industri, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, komunitas, serta mitra internasional.
“Pendidikan anak usia dini ibarat menanam pohon. Jika akarnya kokoh, batang dan daunnya akan tumbuh kuat. Fondasi inilah yang menentukan ketahanan pendidikan kita di masa depan,” ujar Menteri Mu’ti dalam sambutannya.
Ia menegaskan, PAUD tidak hanya menyangkut literasi dan numerasi, tetapi juga mencakup aspek penting seperti gizi seimbang, kebiasaan hidup sehat, dan penguatan karakter sosial sejak dini.
“Kita perlu memastikan anak-anak tumbuh dengan nutrisi yang baik, pola hidup sehat, serta keterampilan sosial sejak dini. Dengan begitu, kelak mereka akan menjadi generasi yang mampu berdebat tanpa merendahkan, berbeda pendapat tetapi tetap saling menghargai,” tambahnya.
Menteri Mu’ti menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan layanan PAUD yang bermutu dan merata di seluruh wilayah, termasuk di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Kami tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dari dunia usaha, industri, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, komunitas, hingga keluarga sangat penting untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan haknya atas pendidikan usia dini yang berkualitas,” tegasnya.






