“Kalau dimasak profesional kan biayanya besar. Tapi ini Yayasan Salman menyumbang juga, masak gratis untuk anak yatim,” tambahnya.

Kegiatan makan bersama ini merupakan bagian dari program kurban yang digagas oleh jajaran Kabinet Merah Putih. Menteri Agama Nasaruddin Umar disebut sebagai pihak yang menginisiasi pendekatan baru dalam distribusi daging kurban, dengan mendorong penyediaan makanan siap saji bergizi, khususnya bagi anak-anak yatim.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Pak Menteri menyampaikan bahwa ini harus ditradisikan. Jadi komunitas agama, khususnya Masjid Istiqlal dan masjid-masjid lainnya di Indonesia, diharapkan bisa mentradisikan kegiatan semacam ini,” kata Mulawarman.

Mulawarman menegaskan bahwa pola distribusi daging dalam bentuk masakan matang ini akan dijadikan tradisi tahunan di Masjid Istiqlal.

“InsyaAllah akan ditradisikan setiap tahun untuk anak yatim,” tutupnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, tetapi juga menjadi contoh nyata kepedulian sosial yang diharapkan dapat menginspirasi masjid-masjid lainnya untuk melakukan hal serupa.(*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2