“Dengan demikian platform baik itu Facebook, Twitter, Whatsapp, Instagram, dan platform digital lainnya bisa menyediakan informasi atau edukasi Pemilu,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Lamongan, Sugeng Widodo yang menjadi salah satu narasumber menguraikan berkembang pesatnya era elektronik dan digital saat ini.

Maka, kata Sugeng, dibentuklah Kementerian Kominfo sampai daerah dan pada kabinet merah putih ini dirubah menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Diungkapkan Sugeng, bahwa indeks masyarakat digital Indonesia (IMDI) tahun 2024 Lamongan indeksnya mencapai 44, 95, sedangkan secara nasional tercatat 43, 44.

Ia mengajak untuk memanfaatkan digitalisasi ini secara positif untuk kesejahteraan masyarakat.

“Hindari hoaks atau informasi yang tidak benar,” ujarnya.

Sugeng juga mengajak menjunjung tinggi etika bermedia. Menyinggung keamanan digital, Lamongan sudah dibentuk tim keamanan siber, sehingga tingkat keamanan sistem digital lebih terjamin.

” Tim ini secara langsung berkoordinasi dengan BSSN terkait keamanan siber,” ungkap Sugeng.

Ia mengajak bersama memperkuat optimisme yang tinggi untuk mensukseskan Pilkada serentak 2024. “Kita jaga,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2