Selain itu, infrastruktur yang sudah ada, meskipun JLS (Jalur Lingkar Selatan) belum mendapatkan izin operasional, akan mendukung upaya ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penyajian ritual Larung Sembonyo bersama Festival Prigi Carnival ini adalah tambahan baru. Oleh karena itu, diharapkan ini dapat menjadi agenda tahunan yang rutin dan berkontribusi pada perekonomian lokal.

“Tujuannya, tentu saja, agar ritual Larung Sembonyo menjadi acara menarik, di mana tradisi pemberian laut tetap dilestarikan dan menjadi daya tarik menarik bagi masyarakat lainnya,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Patut diapresiasi apa yang telah dibangun dan kegunaannya bagi masyarakat. Ini merangsang perekonomian, terutama melalui acara dan pertunjukan seperti ini,” tambahnya.

Menurut Mas Ipin, biasanya jumlah kunjungan wisatawan ke Trenggalek sekitar 800.000 orang. Hingga bulan lalu, sudah mencapai 500.000 kunjungan wisatawan per bulan. Jadi, target kita adalah lebih dari 1 juta kunjungan hingga akhir 2023,” katanya.

Mas Ipin berharap Festival Pantai Prigi direncanakan berlangsung selama empat hari berturut-turut ini dapat memperpanjang durasi festival untuk memberikan waktu lebih lama bagi wisatawan untuk tinggal dan menikmati keindahan objek wisata yang ditampilkan.

Dengan demikian, diharapkan ada lebih banyak uang yang berputar dalam perekonomian lokal.

“Tunggu, kami segera meluncurkan kalender acara untuk menyambut Bandara Kediri. Insya Allah, kami akan mengadakan seratus acara festival desa wisata yang akan beriringan dengan berbagai desa wisata di Kabupaten Trenggalek,” tandasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2