“Memang ada beberapa warga binaan yang sudah melestarikan dan memelihara burung berkicau sehingga misalnya nanti sudah keluar mereka punya keahlian dan bisa memanfaatkan keahliannya dengan baik, sebagai bekal. Di samping itu tadi juga sudah diresmikan Pro clean yang ini semua adalah dalam rangka menjaga dan melestarikan lingkungan kita,” ujar Kakanwil Imam Jauhari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Yuhronur Efendi sangat mengapresiasi inisiasi Kalapas Lamongan, dimana program ini adalah program yang berseiring dengan program-program yang dilakukan Lamongan dalam rangka menjaga pelestarian lingkungan.

“Ini sebuah inovasi yang sangat luar biasa, tentu berseiring dengan apa yang terus kita kembangkan dalam rangka perbaikan lingkungan dan juga menjaga lingkungan. Kolaborasi sangat diperlukan, sebagai bentuk dukungan kami akan membantu dari sisi pemasaran, sehingga produk warga binaan yang memiliki kualitas sama dengan produk lain diluaran tapi memiliki harga yang lebih murah ini, dapat semakin diterima di pasaran,” kata Pak Yes.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dilaporkan Kalapas Lamongan Mahrus, kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Sahabat Kicau Indonesia, diikuti lebih dari 600 peserta dengan berbagai kategori lomba. Selain dalam rangka memperingati Hari Lahir Kemenkumham, kegiatan ini juga diharapkan membantu menjaga kelestarian lingkungan hidup, pariwisata dan perekonomian masyarakat atau UMKM, serta menjadikan Lapas Lamongan sebagai bagian dari Kampung Proklim guna menyikapi perubahan iklim.

 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2