“Pembinaan kami lakukan secara rutin, tidak hanya menjelang MTQ. Selain pembekalan materi, mental para kafilah juga kami latih agar mereka siap bertanding dalam tekanan,” ujar Nalikan.
Para peserta akan bersaing dalam tujuh cabang lomba dengan total 24 golongan selama perhelatan MTQ yang berlangsung dari 11 hingga 21 September 2025 di Jember. Diharapkan, pembinaan yang matang dapat membawa Lamongan kembali meraih hasil terbaik.
Keikutsertaan dalam MTQ XXXI ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pengembangan syiar Islam dan pembinaan generasi muda Qurani. MTQ tidak hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga wadah pembentukan karakter religius, berprestasi, dan berintegritas.
Dengan persiapan matang dan semangat juang tinggi, masyarakat Lamongan menaruh harapan besar kepada para kafilah agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.(Bs).





