Sementara itu untuk tema debat kedua ini akan meliputi beberapa topik penting yang relevan dengan isu-isu masyarakat Demak. Yaitu Agama, Kepemudaan, Kesehatan, Pertanian dan Kelautan, serta Kebudayaan dan Pariwisata.
“Tema ini diharapkan dapat menggali visi dan program yang dimiliki para kandidat dalam meningkatkan kualitas kehidupan di Demak,” katanya.
Untuk pengaturan peserta debat, KPU Demak telah menetapkan skema khusus agar debat berlangsung aman dan tertib. Setiap pasangan calon hanya diperbolehkan membawa 75 pendukung yang akan diizinkan masuk ke dalam ruang debat, sementara pendukung lainnya tidak diperkenankan hadir di luar ruangan demi menjaga keamanan dan kenyamanan lokasi debat.
“Hanya mereka yang membawa undangan dan ID card resmi dari KPU yang bisa masuk ruangan,” jelas Siti.
Dengan persiapan yang sudah matang, KPU Demak berharap debat kedua ini bisa menjadi sarana efektif bagi masyarakat untuk memahami lebih dalam program dan visi dari masing-masing calon bupati dan wakil bupati.
“Debat ini sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan pemilih dalam menentukan pilihan mereka nanti. Kami juga mengimbau seluruh peserta dan pendukung untuk tetap menjaga ketertiban dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan agar debat berjalan lancar sesuai harapan,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






