Untuk merealisasikan potensi tersebut, diperlukan investasi yang signifikan. BUMN bisa memanfaatkan kesepakatan antara pemerintah Indonesia dengan sejumlah seperti Turki dan Qatar yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pemerintah telah menyetujui peningkatan kapasitas PLTS terapung di beberapa bendungan, yang diharapkan dapat menambah kapasitas hingga 14 GW.

Investasi ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas energi terbarukan nasional. Tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kolaborasi antara BUMN, seperti PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) serta PT Abipraya, dengan perusahaan swasta dan investor internasional sangat penting dalam pengembangan EBT.

Misalnya, PTBA telah melakukan diversifikasi bisnis ke sektor EBT untuk menjadi perusahaan energi dan kimia terintegrasi yang berkelanjutan.

Selain itu, PT PLN juga memperkuat sinergi dengan mitra domestik dan internasional untuk mengakselerasi pengembangan EBT .

Amin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam mengoptimalkan pemanfaatan bendungan dan waduk untuk pengembangan EBT.

Ia berharap langkah ini dapat mempercepat transisi energi bersih di Indonesia dan mencapai target bauran energi terbarukan yang telah ditetapkan. (Fendi)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2