“Keanggotaan koperasi sebaiknya diperluas agar aktivitasnya hidup dan memberikan nilai ekonomi lebih besar. Koperasi jangan sampai hanya berjalan untuk kelompok kecil,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa KDMP adalah program besar yang didorong pemerintah, sehingga tata kelolanya wajib mengikuti prinsip transparansi, kehati-hatian, serta fokus pada pemberdayaan ekonomi desa.
Di akhir pertemuan, Supono berharap dua fokus utama kunjungan yakni stabilisasi harga kebutuhan pokok dan pembenahan koperasi desa dapat ditangani dengan serius oleh dinas terkait.
“Saat harga tidak stabil, dinas harus cepat turun tangan. Begitu pula koperasi, perlu pembinaan agar semakin kuat dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kunjungan koordinatif ini, Komisi B DPRD Lamongan berharap adanya sinergi lebih kuat antar-OPD sehingga kesiapan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menghadapi dinamika ekonomi akhir tahun dapat berjalan optimal.






