Komandan Kodim (Dandim) 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, yang membuka langsung kegiatan ini, memberikan penekanan khusus pada aspek integritas. Menurutnya, KDKMP memiliki misi sosial-ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan unit usaha konvensional pada umumnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“KDKMP ini adalah instrumen kita untuk memastikan rakyat tidak kesulitan mendapatkan akses pangan. Saya tegaskan kepada seluruh peserta, kalian bukan sekadar bekerja di koperasi, kalian adalah ujung tombak negara dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di desa-desa. Kerjakan tugas ini dengan serius dan penuh rasa pengabdian,” tegas Letkol Inf Deni dalam arahannya.

Dandim menjelaskan bahwa salah satu target utama program ini adalah memperpendek rantai distribusi pangan yang selama ini sering kali merugikan petani dan membebani konsumen dengan harga tinggi. Dengan adanya KDKMP, diharapkan terjadi stabilitas harga yang mampu memberikan dampak ekonomi positif secara langsung bagi masyarakat pedesaan di Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pelatihan ini menjadi fase final sebelum 90 unit KDKMP resmi diluncurkan (launching) dalam waktu dekat. Sinergi antara TNI, melalui peran aktif Babinsa di lapangan, bersama PT Agrinas diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketahanan pangan yang tangguh.

Melalui standarisasi pelayanan dan manajemen yang ketat, program KDKMP di Kabupaten Lamongan diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam mengelola kedaulatan pangan nasional dari level desa. Dengan SDM yang telah “digembleng” secara fisik dan mental, operasional KDKMP diharapkan mampu membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan petani dan masyarakat luas. (Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2