Pemilihan secara aklamasi ini menandai lahirnya era kepemimpinan baru yang diharapkan membawa KKRB semakin solid dan relevan.
Dalam pidato perdananya yang penuh gairah, Bung Callu menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sekaligus menegaskan komitmennya.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Mulai hari ini, KKRB akan kembali mengisi ruang-ruang kritis di Bulukumba. Kita pastikan organisasi ini tetap menjadi wadah perjuangan rakyat,” tegas Bung Callu, disambut tepuk tangan meriah.
Sejak awal dekade 2010-an, KKRB telah membuktikan diri sebagai organisasi yang tak hanya vokal, tetapi juga aktif dalam aksi nyata.
Lahir dari forum diskusi anak muda, KKRB tumbuh menjadi rumah besar bagi konsolidasi rakyat.
Catatan perjalanan mereka mencakup advokasi transparansi anggaran daerah, pengawalan hak-hak nelayan, isu lingkungan, hingga menjadi mitra kritis dalam perumusan kebijakan publik.
Tak hanya itu, KKRB juga merambah ranah budaya dengan riset kearifan lokal, bahkan menerbitkan buku berjudul “Something in Bulukumba”.
Selain itu, Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Rilau Ale, Sudirman, yang hadir dalam acara tersebut, turut serta memberikan apresiasi dan kebanggaannya atas formatur struktur kepengurusan KKRB yang baru.
” Saya turut bangga, melihat kekompakan dan solidaritas tinggi dari adek adek pengurus yang baru ini, semoga terus komitmen dalam melakukan pendampingan permasalahan masyarakat”, Ujarnya.
Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Bung Callu, KKRB diharapkan kembali mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat.
Konsistensi dan relevansi KKRB dalam menghadapi tantangan zaman akan menjadi kunci.
Sebagaimana pesan para pendirinya, KKRB bukan sekadar organisasi, melainkan ruang perjuangan yang menyatukan generasi demi keberpihakan pada rakyat Bulukumba.(Arie)





