Edy juga menyebutkan santri memiliki potensi besar menjadi pemimpin, seperti KH Abdurrahman Wahid dan KH Ma’ruf Amin, serta sukses di berbagai bidang, termasuk birokrat, pengusaha, dan menteri.
Dalam penutupan pidatonya, Edy menegaskan bahwa Hari Santri adalah milik seluruh masyarakat Indonesia dan momen refleksi bersama. “Mari kita doakan para pahlawan dan ulama yang telah gugur,” tutupnya.
Diketahui, Upacara tersebut berlangsung khidmat, hal itu mencerminkan komitmen Kabupaten Sumenep menjaga nilai perjuangan para Santri dan ulama dan kebangsaan, serta membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. (*)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





