Kendati proses evakuasi dilakukan secepat mungkin, insiden ini tetap memakan korban jiwa. Satu orang pasien yang sedang dirawat intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) lantai 6 dilaporkan mengembuskan napas terakhir. Korban diduga kuat meninggal dunia akibat terdampak langsung oleh pekatnya kepulan asap yang menyusup ke dalam ruang perawatan sensitif tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain jatuhnya korban jiwa dari pihak pasien, dampak buruk asap juga meracuni petugas di garda depan. Tiga orang petugas keamanan (satpam) rumah sakit harus dilarikan ke instalasi medis untuk mendapatkan penanganan darurat karena mengalami sesak napas akut setelah berupaya membantu proses evakuasi dan pemadaman awal.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya yang menerima laporan langsung menerjunkan armada tempur mereka ke lokasi kejadian. Mengingat objek yang terbakar adalah fasilitas vital kesehatan, petugas bergerak ekstra cepat untuk melokalisir perambatan api.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil mengendalikan titik api utama sekitar pukul 08.25 WIB. Meskipun amukan si jago merah telah berhasil dijinakkan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Hingga menjelang siang, proses pembasahan (cooling) dan sterilisasi sisa-sisa asap masih terus diintensifkan di seluruh sudut Gedung PPJT.

Langkah sterilisasi ini sangat krusial dilakukan guna memastikan struktur bangunan benar-benar aman dari potensi api tersembunyi (hidden fire) serta menguji kelayakan kualitas udara sebelum nantinya gedung rujukan utama warga Jawa Timur ini dapat beroperasi kembali secara normal.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2