Selain memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba dan perjudian online, Kapolsek Solokuro juga mengajak seluruh pelajar untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), baik di lingkungan sekolah maupun di tempat tinggal masing-masing.
“Kami mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Hindari tawuran, perundungan atau bullying, serta segala bentuk kenakalan remaja. Jadilah pelajar yang berprestasi, berakhlak baik, dan mampu membawa nama baik sekolah serta keluarga,” pesannya.
Melalui Operasi Sayang ini, Polsek Solokuro berharap terjalin hubungan yang semakin baik antara kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan terbebas dari pengaruh negatif yang dapat menghambat perkembangan generasi muda.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya preventif Polsek Solokuro dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukumnya melalui pendekatan edukatif dan pembinaan kepada kalangan pelajar.
Kapolsek Solokuro menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong kerja sama dengan pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam memberikan pengawasan serta edukasi kepada generasi muda.
“Para pelajar diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, bebas narkoba, menjauhi judi online, dan ikut berperan aktif menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” pungkasnya.





