Dalam simulasi tersebut, peserta mencoba mengerjakan soal menggunakan perangkat komputer yang akan digunakan saat ujian resmi. Panitia desa bersama tim teknis turut melakukan pengecekan perangkat, sistem aplikasi ujian, serta kesiapan listrik dan jaringan internet.
Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh panitia dan peserta agar tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan serta menjaga ketertiban selama proses ujian berlangsung. Pihak kepolisian siap bersinergi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Sementara itu, Kepala Desa Srirande mengapresiasi kehadiran dan perhatian dari pihak kepolisian. Menurutnya, monitoring ini memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transparansi dan profesionalisme seleksi perangkat desa.
Dengan dilaksanakannya simulasi dan monitoring ini, diharapkan pelaksanaan ujian perangkat desa berbasis komputer di Desa Srirande dapat berjalan lancar, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.






